Antara Aku Kau Dan Orang Tua Ku

Antara Aku Kau Dan Orang Tua Ku (PART 3)


gambar 1.1



sherlysetyawan.blogspot.co.id Hari itu saat-saat yang mungkin dapat membuat anak seusiaku yang masih duduk di bangku SMP kelas IX,pada saat itu Ujian Nasional yang harus aku tempuh,agar aku bisa mendapatkan nilai yang memuaskan.Dan saat itu pula aku dan Arga mendapatkan ruangan yang sama karna,entah apa yang embuat ku bingung dan sedikit cangung. Rasa yang campur aduk menjadi satu dalam pikiran dan perasaanku. Dia juga bersikap biasa saja saat aku menyapanya,meskipun status kita masih pacaran. Namun semua itu seketika berubah saat aku menceritakan padanya jika ayah dan ibu ku marah saat mengetahui kalau malam itu aku pergi dengannya. Entah apa yang dia pikirkan saat itu,tapi yang aku tahu mungkin dia tersinggung atas apa yang aku ceritakan padanya saat itu atau mungkin dia hanya ingin agar aku tak kena marah lagi oleh ke dua orang tua ku,entahlah aku pun masih bingung dengan hal itu.
(dan seketika lamunanku terbuyarkan oleh suara bel yang menandakan bahwa Ujian akan dimulai)
***
(bel pun berbunyi setelah 2 jam Ujian berlangsung,yang menandakan bahwa Ujian telah selesai untuk hari itu)
Saat setelah aku meninggalkan bangku kelasku dan akan mengambil tas ku seketika Arga menarik pergelangan tanganku dan membawaku pergi dari depan ruang Ujian. Dia terus menarikku tanpa menoleh ke arahku dan tanpa mengucapkan sepatah kata apa pun. Aku tanpa mengelak dan terus mengikuti langkahnya. (sesaat sampainya di parkiran dia melepaskan genggamannya pada tanganku,dan dia menyuruhku untuk naik ke motornya)
Arga:”naik”
“kita mau kemana,Ga?”
“Udah,ikut aja,nanti lo juga tau sendiri”
(aku menjawabnya dengan anggukan dan………)
Setelah lama perjalanan,ternyata dia mengajakku pergi ke suatu tempat yang menurutku sendiri tak asing. Dia mengajakku pergi ke sebuah tempat yang membuatku tenang dan seakan lupa dengan semua beban yang menimpaku.
“Ga,kenapa lo ngajakin gue kesini?”
“Lo,inget sama apa yang pernah lo certain ke gue saat lo nangis tanpa henti? Dan lo bilang lo pengen pergi ketempat yang jauh,sepi dan yang seakan-akan cumin elo dan tempat itu yang tau apa sebabnya lo sedih. Dan di tempat itu lo pengen ungkapin semua apa yang membuat lo sedih dan apa yang membuat lo merasa ancur. Lo inget itu kan Sher?”
dengan anggukan aku menjawab “he,em …iya Ga”(tersenyum) “teruusss”
(dengan mengacak-acak rambutku dia berkata) “yhaaa…ini yang mau aku tunjukin ke elo,karna kalo gue sedih atau ngerasa hancur… (saat kata itu dia melihat ke arah ku,dan menghentikan pembicaraannya sebentar) gue slalu dating ke sini”
“oh…gitu ya…kirain lo mau ngapa-ngapain gue,hehehe…”
“yaa kalik gue ngapa-ngapain elo,gak ada untungnya juga kali Sher”
(di tempat itu pun kita tertawa bersama tanpa ada rasa canggung)

“eh,iya Ga,gue minta maaf”
“soal apa?”
“eeeemmm…soal orang tua gue yang ngelarang deket ama lo lagi.”
“yaaa…udah lah Sher,gak usah di bahas lagi.gue ngerti kok.”
(aku pun hanya menjawabnya dengan senyuman,dan aku rasa dengan itu pun dia sudah faham dengan apa yang aku maksud)

Setelah lama kita di tempat tersebut akhirnya kita menempuh perjalanan pulang yang sama seperti tadi. Dan Arga pun mengantarku pulang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Cinta Anak Remaja Jaman Sekarang

Jantungmu Jantungku

Antara Aku Kau Dan Orang Tua Ku