Antara Aku Kau Dan Orang Tua Ku

Antara Aku Kau Dan Orang Tua Ku (PART 2)


 gambar.1.


sherlysetyawan.blogspot.co.id. Saat itu aku sudah bersamanya berjalan satu bulan lebih beberapa hari dan saat itu sudah kesekian kalinya aku dengan Arga pergi keluar bareng.Kita slalu bercanda dan membicarakan hal yang entah apa itu,yang aku tau slalu ada saja topik pembicaraan yang Ia bahas agar tak membuat suasana menjadi canggung.
Biar pun seperti itu,terkadang aku masih merasa sedikit canggung saat berdua dengannya.Saat itu aku hanya tersenyum dan menjawab dengan jawaban yang sangat singkat saat Ia berbicara dan menanyakan beberapa hal kepadaku.

Arga:"eh,kita makan yuk..aku lapar nih"
(aku hanya tersenyum dan sedikit mengagguk sembari mengikuti langkahnya,saat ita menggandeng tanganku)
Dan aku dengan Arga telah sampai di sebuah warung bakso di pinggir jalan,lalu Ia segera memesan dua mangkuk bakso tanpa Ia menannyakan terlebih dahulu kepadaku apakah aku lapar atau tidak.Tapi,bagaimana pun juga aku menghargai apa yang Ia berikan untukku.

***

Jam 9 sudah tiba,saatnya aku pulang kerumah sebelum Bunda memarahi ku.Karna Bunda tidak mengetahui sama sekali aku pergi kemana dan dengan siapa.
"Arga,kita harus pulang sekarang,ini sudah pukul 9 malam,jika lebih dari ini nanti bisa-bisa Bunda memarahiku" (dengan kalimat yang menunjukkan bahwa aku ketakutan dan panik,Arga segera bangkit dan berkata) "Oh,iya aku lupa..dah kita cari motorku dulu di parkiran." (dengan seketika Ia menggenggam tanganku dan menarikku untuk sedikit berlarian untuk mengejar waktu).

***

Setelah sesampainya di parkiran dan menemukan motornya Arga segera menyalakan motornya dan menyuruhku naik.
"ayo,sher!"(aku mengangguk dan segera naik ke atas motor Arga).
Di sepanjang jalan kita hanya berdiam karna kekhawatiran masing-masing dan Arga pun mengendarai motor dengan kecepatan yang menurutku terbilang cepat.Dan dengan sedikit ragu aku memeluknya,aku berpegangan dengan sangan kuat padanya,karna terselip sedikit rasa takut akan caranya mengendarai motornya.

***

Sesampainya di depan gerbang rumahku Ia berkata,
"akhirnya kita sampai di rumah mu dengan tepat waktu" (katanya sambil tersenyum)
"iya,makasih ya Ar,udah ngajak aku keluar tadi" (jawabku sambil tersenyum lebar,dan aku berbicara lagi sebelu Ia mengatakan hal yang lain)
"makasih juga tadi di sepanjang perjalanan pulang udah bikin aku deg-deg,an karna cara kamu mengendarai motor tadi" (kataku sambil sedikit tertawa)
"hehehe...maaf,soalnya tadi aku takut kalau kamu kena mana sama Bunda kamu karna aku" (ia sedikit canggung sambil menggaruk-garuk leher belangnya)
"hmmmmmmm....ya udah masuk gih,sebelum Bunda kamu cari-cari kamu"
"iya..."
"eeeeeemmmm....Ar,tanks ya buat malam ini" sambungku sambil tersenyum padanya
"iya" jawabnya sambil tersenyum dan mengelus kepalaku.

Setelah itu Ia menaiki motornya untuk segera pulang,dan aku pun pergi memasuki rumahku.Dan sesampainya di ambang pintu rumah aku sedikit takut untuk memasuki rumah,karna kalau-kalau aku bakal kena marah oleh Bunda dan Ayah ku.Dan yhaa sesampainya aku di ruang tamu Ayah dan Bundaku telah menunggu kepulanganku,dengan sedikit rasa khawatir dan ketakutan aku beranikan diri untuk menyapa mereka.
"malem,Yah,Bun..." sapa ku
"dari mana kamu??kenapa baru pulang??" tanya ayahku dengan nada sedikit marah namun Bunda hanya diam dan menatapku dengan jengkel.
"dari maa..."
"pergi dengan siapa saja tadi??sampai lupa waktu!!" sela ayahku sebelum aku menyelesaikan kalimatku untuk menjawab pertanyaan Ayah tadi.
"abis main Yah,tadi sama Ar-Arga" dengan sangat ketakutan sampai-sampai aku terbata-bata saat menyebutkan nama "Arga".
"Arga??siapa dia??jangan bilang jika Dia pacar kamu!!" 
Aku hanya diam ibu pun menyuruhku masuk ke kamar.

***

Paginya aku menceritakan pada Arga apa yang terjadi semalam,aku menangis dan aku berkata "Ga,aku ingin pergi ketempat yang bisa membuat ku tenang saat aku sedih dan ngerasa hancur." aku terisak-isak saat mengatakan hal itu,dan Arga pun memeluk ku untuk menenangkan aku. dan semenjak itu aku dan dia sedikit renggang.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Cinta Anak Remaja Jaman Sekarang

Jantungmu Jantungku